PJ Bupati tapanuli tengah Sugeng Riyanta SH.MH menegaskan bahwa saya ditugaskan oleh Mendagri atas perintah presiden

 

Tap-teng Sumut bongkarkasusmmntv.com,- PJ Bupati Tapanuli Tengah Drs Sugeng Riyanta SH MH menegaskan kehadirannya di Tapanuli tengah. Sumatera Utara saya di tugaskan langsung oleh menteri dalam negeri (Mendagri) atas perintah presiden Joko Widodo. Rabu 27-12-2023

PJ Bupati Sugeng Riyanta SH MH di dampingi langsung oleh Kapolres Tapanuli tengah AKBP basa Emden Banjarnahor dan Dandim 0211/tt letkol Jon patar pasudungan Banjarnahor di aula kantor Bupati tapanuli tengah. terkait tuntutan sekelompok orang yang mengatasnamakan gerakan lintas Pemuda ormas mahasiswa dan masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Tapteng

Di sampaikan PJ Bupati Sugeng Riyanta. bahwa saya ke sini di tugaskan langsung oleh menteri dalam negeri atas perintah presiden sebagai PJ Bupati Tapanuli tengah selama satu tahun dari 15 November 2023 sampai 14 November 2024 tugas saya adalah menjamin jalannya pemerintahan yang bersih jalan terus tidak mandet juga mempersiapkan pemilu di 2024 yang tidak lama lagi. masyarakat kondusif ASN harus netral sehingga betul-betul pemilu yang berkualitas di sampaikan oleh PJ Bupati di ruang kerjanya

Terkait pernyataan ketua DPRD kabupaten tapanuli tengah Khairul Kiyedi Pasaribu tentang ketidak hadiran para OPD camat, sekda, serta para kepala Puskesmas yang telah diagendakan hadir pada Rabu 27/12/2023 di kantor DPRD tapanuli Tengah. PJ Bupati Sugeng Riyanta SH MH menjelaskan apakah dengan mengundang seluruh OPD lalu bagaimana pelayanan kepada masyarakat di tempat kerjanya masing-masing jadi terganggu ujarnya

Dimana undangan tersebut di mulai dari Sekda, Asisten, Staf ahli dan seluruh OPD juga para camat, kepala Puskesmas di perkirakan kurang lebih hampir 60 orang undang dalam waktu yang bersamaan tentu tujuan utama pemerintah itu adalah melaksanakan pelayanan publik. kita bisa membayangkan kalau seluruh kepala Puskesmas,camat dan kemudian berkumpul di sana. lalu bagaimana dengan pelayanan kepada masyarakat jelas terganggu. jelasnya

PJ Bupati tapanuli tengah Sugeng Riyanta mengungkapkan bahwa dirinya masih menunggu komitmen dari ketua DPRD terkait RDP. mengingat kejadian yang sebelumnya saat saya memimpin rapat internal di dinas kesehatan. lalu di terobos masuk oleh ketua DPRD dan mengambil alih rapat tersebut. ungkapnya

Saya sebagai PJ Bupati yang memimpin langsung rapat internal resmi di dinas kesehatan dan di dampingi oleh sekda dan kepala dinas kesehatan. namun ketua DPRD itu malah melakukan aksi sepihak untuk mengambil alih rapat tersebut. sedangkan saya di perlakukan tidak seperti bupatinya. sedangkan OPD tidak diperlakukannya seperti itu ujarnya

Jika para OPD diperlukan sedemikian maka hal tersebut menjadi tanggung jawab moral kepada masyarakat dan kemudian itu yang menjadi komitmen bukan hanya berbicara hak karena hak itu harus sebanding dengan kewajiban Ujarnya

DPRD dengan Bupati itu tidak bisa intervensi kita seimbang Bupati tidak bisa memerintahkan DPRD begitu juga DPRD tidak bisa intervensi Bupati sebab DPRD Kabupaten bukan atasan Bupati menurut undang-undang pemerintahan daerah DPRD dan Bupati itu adalah unsur pemerintah daerah yang bertanggung jawab di dalam pembinaan menteri dalam negeri jelasnya

Dalam menanggapi terkait isu agama yang disampaikan dalam aksi tersebut mantan wakajati ini menegaskan bahwa selama ini belum pernah ada permasalahan maupun perpecahan antar umat beragama di Kabupaten Tapanuli Tengah. itulah persepsi orang. adakan gejolak antar agama juga adakan kegaduhan jadi biarlah masyarakat yang menilai jadi jangan di dramatisir ini berarti niatnya orang justru ketahuan mereka melakukan aksi itu mau memancing kegaduhan agar antar agama jadi gaduh dan ribut ucapnya

Lalu Sugeng Riyanta menghimbau dan memohon kepada masyarakat agar betul-betul berpikir jernih sebagaimana yang telah disampaikan dalam pers rilis dan juga disampaikan Kapolres Tapanuli Tengah serta Dandim 0211/TT sebelumnya.

Juga teman-teman yang pendukung saya mereka mengikuti sebenarnya mereka datang itu banyak tapi saya dan Kapolres juga Dandim lebih mengedepankan kepentingan masyarakat bayangkan kalau hari ini mereka juga turun dalam waktu yang sama dan tempat yang sama kira-kira yang akan terjadi jelas chaos. nah ini yang membuat mereka tidak mau turun hari ini demi untuk menghindari chaos terangnya

Sugeng Riyanta mengingat masyarakat yang mendukungnya yang sebelumnya telah menegaskan untuk turun melakukan aksi damai mereka lebih memilih untuk tidak melakukan aksi guna menghindari hal-hal yang kita tidak inginkan ucapnya

Kapolres dan Dandim selalu memberikan pendekatan kepada masyarakat agar tidak terpancing saya setiap Jumat khotbah di masjid saya ini orang muslim menghendaki itu pesan saya jaga persatuan dan kesatuan tidak boleh hanya karena kepentingan pemilu kemudian orang berbeda pilihan jadi timbul perpecahan apalagi sampai bentrok antara agama jelasnya

(Red)