Orang tua korban penganiayaan di bawah umur kesal.Diduga Polsek Kangean Mandul dan Lamban dalam Menangani Laporan Masyarakat, Kecil

 

Jawa Timur , Bongkarkasusmmntv.com- Buntut kejadian kekerasan anak dibawah umur” yang terjadi pada tanggal 28 Februari 2023 sekitar Jam 16:00 WIB dilapangan sisi samping kanan balai Desa Paseraman Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep Jawa timur” (03/06/2023)

Keluarga Korban Kekerasan mengaku kecewa dengan proses penanganan kasus ini yang sementara dilakukan oleh Polsek Kangean” Ditemui langsung oleh Awak media ini di Kediamannya seusai menanyakan perkembangan kasus di Polsek Kangean, Rudi Hartono Ayah dari MD anak 13 Tahun yang mengalami kekerasan dibawah umur mengaku kecewa dan dirugikan” dan belum merasakan mendapatkan keadilan Ucapnya

Sudah (3) bulan kasus ini Saya laporkan ke Polsek Kangean atas kasus kekerasan yang dilakukan Berinisial SR terhadap anak kandung Saya MD, tapi prosesnya lama sekali oleh Polsek Kangean” padahal hasil Visum sudah diberikan dan Saksi-saksi sudah di periksa diambil keterangan nya” Saya merasa kecewa sekali Anak Saya trauma

setiap saya lihat, SR di jalan” kata Rudi Hartono Kepada Awak Media Diceritakan oleh Rudi Hartono Ayah MD Kejadian kekerasan yang di alami korban MD oleh SR bermulah dari anak saya bermain dilapangan sisi samping kanan balai Desa, Paseraman lantas terjadi Perkelahian antara MD anak saya (Rudi Hartono) dengan (BY) Anak dari saudarah SR setelah terjadi perkelahian ada salah satu kawan nya telepon ke SR bahwa BY anak SR Berkelahi dengan MD anak Rudi Hartono, Tiba-tiba SR datang membawa Potongan Ranting Pohon Kelor lalu dipukulkan hingga Berkali-kali keanak saya tanpa ada pertanyaan kepada anak saya, akibat pemukulan itu anak saya mengalami lembam-lembam dan menghitam selama (4) hari di bagian punggung nya dan juga memukul di bagian kepala.juga tangannya mengenai dahi anak saya, “jelas Rudi Hartono Kepada Awak Media”

Rudi Hartono juga berharap Polsek Kangean agar profesional dan serius dalam menangani kasus ini serta jangan berlarut-larut proses penanganan nya, “Kami ini rakyat kecil yang mencari keadilan dan jangan di perlambat dalam menanggapi laporan sehingga pelaku merasa kebal hukum dan besar kepala dikarenakan di duga polsek kangean ada terimah ufeti dari pelaku kejahatan jelasnya”

Kami sangat berharap bahwa Polsek Kangean dapat memberikan keadilan yang kami cari” selama ini dirinya juga meminta agar SR agar segera di tahan oleh Polsek Kangean karena SR sebagai salah satu pelaku kekerasan yang masih bebas dan berkeliaran

disisi lain MD yang masih berumur(13) Tahun sudah babak belur dihajar oleh pelaku kekerasan namun yang paling sangat menyedikan pelaku masih terus menantang bahwah kapolsek kangean di duga sudah banyak terimah ufeti dari pelaku kekerasan tutupnya

(Maman, S)