Kepala Desa Pasar Singkuang II (Dua). Mulai Tak Di Hiraukan Oleh Masyarakatnya.

 

Singkuang II, Madina, Sumut, bongkarkasusmmntv.com, Kesah keluh masyarakat desa pasar singkuang ll (Dua) kepala desanya mencoba adakan rapat namun hanya sekedar pengalihan isu semata saja. sedangkan masyarakat yang hadirpun hanya para kroni-kroninya saja.

Ketua BPD inisial Z. juga dengan anggotanya tidak berbobot, masa yang di bahas masalah kamtibmas, itukan sudah di tangani oleh instansi kepolisian,

Warga inisial S.
memberikan pertanyaan kepada pimpinan rapat yaitu ketua BPD dan juga kepala Desa pasar singkuang ll, kecamatan, muara batang gadis. kabupaten, mandailing natal, provinsi, sumatera utara. Tentang KUD (Harapan Maju Bersama). namun kepala desa dan ketua BPD memilih diam tak bisa berikan penjelasan kepada masyarakat yang di pertanyakan oleh inisial SH. ucapnya.

KUD. HMB (Harapan Maju Bersama). ini yg menjadi keluh kesah masyarakat pasar singkuang II, sehingga menjadi konflik yang sangat berkepanjangan, BPD dan Anggotanya memilih diam dan membisu. mungkin tersinggung dengan pertanyaan warga tersebut. dan sepertinya menggores luka di hati mereka, dimana selama ini di duga pekerjaan mereka bersama dengan kroni-kroninya.

Sementara pihak polres mandailing natal. terus memproses masalah dugaan penjualan tanah negara yang di duga dilakukan oknum kepala desa pasar singkuang ll bersama kroni-kroninya.

Menurut pantauan awak media bongkar kasus Mn Tv. di sampaikan warga inisial SH. bahwa rapat tersebut sengaja kepala desa menyuruh ketua BPD agar membuat surat undangan kemasyarakat dan di tempelkan ke warung-warung kopi, agar masarakat datang berbondong bondong terangnya

Nyatanya yang datang hanyalah orang-orang dekat kepala desa itu sendiri. masyarakat yang banyak tidak datang, sehingga kepala desa memanggil para keluarga dekatnya. agar terlihat banyak di ruangan rapat tersebut. dari situ saja sudah nampak bahwa kepercayaan masyarakat sudah berkurang dengan kepala desa, juga BPD nya, karena sudah dianggap gagal untuk mensejahterakan masyarakatnya sendiri. tapi sukses untuk mensejahterakan famili dan saudara-saudaranya dalam dugaan penjualan tanah negara ucap warga. hingga berita ini di terbitkan.
Selasa 06 Juni 2024.

(JP)