Karyawan PT. SKL. Samukti Karya Lestari. Diduga Di Pecat Sepihak Oleh Manager Pimpinan Perusahaan dengan Memberi Dua Pilihan Kepada Korban Demi Untuk Menghilangkan Hak-haknya Seperti Uang Pesangon

 

MUARA BATANG TORU, TAP-SEL, SUMUT, bongkarkasusmmntv.com Aneh dan nyata sikap pimpinan perusahaan perkebunan PT. SKL. samukti Karya Lestari. yang diduga terlalu arogan dengan secara semena-menang melakukan pemutusan hubungan kerja dengan cara sepihak terhadap salah seorang karyawan yang sudah bekerja selama 4 tahun lebih lamanya.

Inisial BL. warga Botohili Nduria, Kecamatan Lolomatua , Nias Selatan, Sumatera Utara. Korban PHK Sepihak. tanpa di berikan pesangon dan hak-hak lainnya sebagaimana sepatutnya hak seorang karyawan Yang semestinya dia terima ucapnya

Hal ini dapat diketahui sebagaimana penuturan inisial BL. korban PHK sepihak oleh pimpinan perusahaan PT SKL. sangat kecewa atas perilaku pimpinannya itu. di saat inisial BL. menceritakan kronologis yang dialaminya kepada wartawan menuturkan.

Inisial BL. menerangkan awal mulanya kronologis kejadian. pada hari Minggu sore tanggal 21-4-2024. Sekitar Jam 16.00 Wib. bahwa ada kesalah pahaman dengan inisial NW.

Di posisi yang sama. dimalam harinya pihak keluarga berunding bersama sehingga terjadi kesepakatan. dan masalah tersebut telah di selesaikan secara kekeluargaan. juga di buat surat perdamaian. dimana bunyi surat tersebut bahwa di antara dua belah pihak tidak menuntut lagi.

Juga di tempat yang sama awak media mencoba konfirmasi klarifikasi kepada inisial NW, AW, WW, tentang permasalahan tersebut dan juga di sampaikan kepada awak media bahwa sudah di selesaikan secara kekeluargaan. Karena itu hanya kesalah pahaman saja ucapnya Selasa 23-4-2024

BL.  menerangkan lagi kepada awak media bongkar kasus Mn Tv. Pada hari Selasa tanggal 23-4-2024. sehabis pulang dari apelan lalu trus menuju ancaknya bekerja sebagai pemanen buah kelapa sawit. tak lama kemudian datanglah mandor panennya memanggilnya dan di suruh kekantor divisi VI. sesampainya di kantor divisi dia di suruh masuk ruangan menghadap manager. lalu yang ada disitu selain manager, Asisten Divisi VI, BKO TNI, Polisi, Security. Oknum TNI mengatakan kau tidak bisa kerja lagi di sini. ada dua pilihan mana yang kamu pilih

1. Membuat surat pengunduran diri
2. Atau kami serahkan ke polisi’
lalu saya jawab kenapa begitu pak. manager menjawab gara-gara masalah yang hari Minggu itu. lalu saya jawab itu sudah di selesaikan secara kekeluargaan pak. dan ada Surat perdamaian nya. dan diketahui oleh keluarga kami dari dua belah pihak terangnya

Di posisi yang sama juga pihak perusahaan slalu Ngotot. mana yang kamu pilih di antara dua pilihan tadi. membuat surat pengunduran diri, atau di serahkan ke polisi’ inisial BL. menirukan ucapan pimpinan perusahaan tersebut.

Inisial BL. pun bingung sehingga mengikuti kata pimpinan perusahaan untuk mengundurkan dari.
lalu ternyata pihak perusahaan sudah menyiapkan surat pengunduran diri saya terlebih dahulu di kantor divisi. yang kita ketahui bahwa surat pengunduran diri itu seharusnya saya sendiri yang buat. ini anehkan  imbuhnya di hadapan wartawan 

Di tempat yang berbeda di sampaikan BL. kepada awak media bahwa dia keberatan atas kebijakan manager perusahaan tersebut. dalam hal ini saya berikan surat kuasa kepada Damianus Waruwu ketua LBH. PKR Perisai keadilan Rakyat. untuk mengupayakan biparti atas hak-hak saya sebagai karyawan selama 4 tahun lebih mengabdi di perusahaan ini tegasnya

Di Duga pemecatan yang dilakukan oleh PT. SKL sakmuti Karya Lestari terhadap karyawan BL. demi menghilangkan hak-haknya seperti pesangonnya selama 4 tahun lebih mengabdi di perusahaan tersebut

Di sisi lain. Damianus Waruwu dewan pimpinan daerah DPD lembaga bantuan hukum LBH. PKR Perisai keadilan Rakyat Tapanuli Tengah. sumatera utara. sebagai penerima surat kuasa pada hari Rabu 24 Mey 2024. untuk pendampingan dari korban melakukan biparti terlebih dahulu. atas pemecatan yang di duga sepihak oleh PT. SKL samukti Karya Lestari. patut diduga bentuk kesewenang-wenangan terhadap karyawan dan kuat dugaan telah melanggar peraturan ketenagakerjaan mengingat perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja seharusnya pimpinan perusahaan memberikan terlebih dahulu surat peringatan SP 1, 2 , 3 tegasnya

Mengingat korban telah mengabdi selama 4 tahun lebih dan bahkan belum pernah melakukan kesalahan maupun kejahatan berat yang melanggar hukum bahkan setelah pemutusan hubungan kerja. tanpa melakukan dengan pemanggilan atau pemberitahuan terlebih dahulu, ironisnya lagi pihak perusahaan yang memutuskan hubungan kerja terhadap karyawan inisial BL. tanpa diberikan hak-haknya. sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan ketenagakerjaan tegasnya

Tim awak media Bongkar kasus Mn Tv pada rabu tanggal 24-4-2024 mencoba konfirmasi klarifikasi PERS kepada S. Rom Sembiring manager PT. SKL. samukti Karya Lestari melalui via telepon /WhatsApp dengan nomor: 08227336xx61. beliau hanya menjawab: tolong konfirmasi sama humasnya pak terimakasih itu jawaban dari manager perusahaan

Di jam yang sama awak media bongkar kasus Mn Tv juga mengkonfirmasi klarifikasi PERS kepada asisten divisi VI (enam). juga melalui via telepon/WhatsApp dengan Nomor: 08137073xx79. namun sangat di sayangkan sikap asisten tersebut dia hanya membaca saja tak mau memberikan tanggapan kepada awak media sehingga berita ini di terbitkan. Sabtu 25 Mey 2024

bersambung

(Red)