Dr.Sugeng Riyanta SH MH PJ Bupati Tapanuli tengah membantah beredarnya video dirinya yang mengatakan Wartawan dan LSM Unjung-unjungnya duit.

 

Mitra Negara Mntv Tap-teng Sumut bongkarkasusmmntv.com
Saudara-saudara Insan PERS yang kami hormati berkenaan dengan beredarnya video pendek dengan judul PJ Bupati Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta bilang wartawan dan LSM memeras dan tukang tipu dengan ini kami menyampaikan penjelasan dan hak jawab sebagai berikut

Video pendek tersebut sengaja telah dipotong dan diedit oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab sehingga kehilangan konteksnya untuk menyudutkan mendelegitimasi dan melakukan pembunuhan karakter kepada Dr.Sugeng Riyanta SH.MH selaku PJ Bupati Tapanuli Tengah serta untuk membenturkan PJ Bupati Tapanuli Tengah dengan insan PERS dan LSM. ucapnya dalam rilis

Video pendek tersebut diambil oleh peserta rapat pada saat PJ Bupati Tapanuli Tengah sedang memberikan bimbingan dan arahan kepada jajaran dinas kesehatan kabupaten Tapanuli Tengah dan kepala Puskesmas kabupaten Tapanuli Tengah bertempat di aula dinas kesehatan pada tanggal 22 Desember 2023 pukul 14.15 wib

Bimbingan dan arahan PJ Bupati Tapanuli Tengah berkaitan dengan telah dinonaktifkannya kepala dinas kesehatan kabupaten tapanuli tengah atas nama Nursyam SKM. M. (Kens)karena diduga telah melakukan pelanggaran disiplin berat yaitu melakukan penyalahgunaan wewenang dengan cara memotong biaya operasional kesehatan (BOK) dan uang jasa pelayanan (Jaspel) yang menjadi hak para tenaga kesehatan (dokter bidan perawat dan pegawai Puskesmas) di seluruh kabupaten Tapanuli Tengah sebesar 50% dari yang seharusnya diterima untuk biaya operasional kepala dinas kesehatan pemotongan (BOJ)dan Jaspel telah berlangsung sejak tahun 2018 sampai 2023 khusus untuk tahun 2023 jumlah uang hasil pemotongan (BOK) dan (Jaspel) yang terkumpul kurang lebih sebesar 10 miliar ucapannya dalam rilis 

Selanjutnya kejaksaan tinggi Sumatera Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kepala Puskesmas bendaharawan pembantu dan pegawai dinas kesehatan terkait dugaan pemotongan biaya operasional kesehatan (BOK) dan uang jasa pelayanan (Jaspel) sehingga pegawai dinas kesehatan yang terkait dengan permasalahan tersebut menjadi resah dan ketakutan karena mereka telah dihubungi oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan dan LSM melalui pesan WhatsApp maupun telepon dengan maksud membantu keluar dari masalah hukum dengan meminta imbalan sejumlah uang

Selanjutnya PJ Bupati Tapanuli Tengah Dr. Sugeng Riyanta SH.MH memberikan pesan dan nasihat kepada para pegawai dinas kesehatan yang akan dipanggil sebagai saksi oleh pihak kejaksaan tinggi Sumatera Utara apabila ada oknum yang mengaku ngaku sebagai wartawan LSM kejaksaan kepolisian yang mengaku-ngaku dan meminta uang untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut agar jangan dipercaya dan diabaikan saja selanjutnya setelah menyampaikan beberapa pesan lain PJ Bupati Tapanuli Tengah menyampaikan kesimpulan apabila ada yang WA menyatakan kami dari LSM ini wartawan ini mau konfirmasi yang ujung-ujungnya memeras ujung-ujungnya nipu kalian ndak usah dilayani diblokir saja

Saya selaku PJ Bupati Tapanuli Tengah menyayangkan adanya video pendek yang telah diedit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut dan memohon kepada semua pihak khususnya kepada rekan-rekan Wartawan dan LSM untuk tidak mudah terpancing oleh provokasi dari video pendek tersebut apabila rekan-rekan Wartawan dan LSM menghendaki untuk mendapatkan video lengkap rapat tanggal 22 Desember 2023 sebagai bahan klarifikasi kami dengan senang hati bersedia untuk memberikannya pada kesempatan pertama selanjutnya kami memohon maaf atas terjadinya kegaduhan dari beredarnya video pendek dengan judul PJ Bupati Tapanuli tengah Sugeng Riyanta bilang Wartawan dan LSM memeras dan tukang tipu. Demikian disampaikan dan diucapkan terima kasih ungkapnya dalam rilis

(Red Tim)