*Di Duga Oknum Kepala Desa Merasa Punya Wartawan Paling Hebat*

 

Tap-teng Sumut bongkarkasusmmntv.com Kabupaten tapanuli tengah, provinsi sumatera utara di duga Oknum kepala desa telah mempunyai wartawan yang paling hebat

Hal itu dikatakan oleh kepala desa lumut nauli. kecamatan lumut. kabupaten tapanuli tengah yang berinisial SN. yang di sampaikannya kepada wartawan media online TurangNews com yang bertugas di kabupaten tapanuli tengah Selasa 02/04/2024

Ironisnya lagi oknum kades justru menghina dan melecehkan profesi wartawan dari media online TurangNews com tersebut

Demikian di sampaikan oleh kabiro media online TurangNews com kepada media online dan televisi bongkar kasus mntv com Rabu 03/04/2024 di tapanuli tengah

Lebih lanjut dituturkan kronologis kejadian oleh Balaji Laoli wartawan media online TurangNews com. yang hendak mau meliput kegiatan pembagian BLT di desa lumut nauli. kecamatan lumut. kabupaten tapanuli tengah. sumatera utara. sebelum penyerahan bantuan BLT kepada penerima manfaat bantuan langsung tunai dana desa (DD) tahun 2024. wartawan tersebut menjumpai oknum kades dengan sopan dan santun. untuk
memperkenalkan dirinya bahwa dia dari salah satu media online. sambil menunjuk kartu tanda anggota (KTA)

Tadinya kades lumut nauli yang berinisial SN kepada wartawan TurangNews com mengatakan nggak perlu kauliput kegiatan ini. kau dan mediamu itu kayak abal-abal. gak seperti media yang datang nanti. dan untuk kegiatan ini sudah ada yang meliput wartawan yang lebih hebat dari kau. juga wartawan TV ucap Balaji Laoli menirukan ucapan oknum kades yang berinisial SN
Namun apakah wartawan TV nasional seperti TV one. Atau metro TV. Atau TV YouTube. Yang dilakukan anak PAUD di kota Sibolga dan tapteng yang jelas kades ini belum tau pasti.

Disisi lain awak media bongkar kasus mmtv com. mencoba menghubungi kades yang berinisial SN melalui whatsApp dengan nomor: 08139777**83 berulang kali namun tidak nyambung. dan juga meng SMS kan melalui whatsApp untuk konfirmasi klarifikasi agar pemberitaan berimbang. namun sangat di sayangkan tidak ada ditanggapinya hingga diduga oknum kades yang berinisial SN tidak kooperatif.
sehingga berita ini di tayangkan.

Bersambung

(Red)