Di duga Oknum Kades izahrullah. Pengerusakan kabel Wifi

 

MITRA NEGARA, Sumatera Selatan, bongkarkasusmmntv.com_
konfirmasi dan klarifikasi oleh salah satu Ormas/LSM di kota Baturaja pada tanggal 30 Juni 2023 pukul 16.05 Wib, terkait dugaan adanya pengerusakan Kabel WiFi aset milik tower bersama yang di Sub-Kontraktorkan PT. Bach Multy Imprastruktur. 17-07-2023

Kepala Desa Lubuk Rukam Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu Propinsi Sumatera Selatan di diduga terindikasi melakukan Pengancaman, Pemerasan, dan Pengerusakan aset yang telah di kerjakan oleh PT. Bach Multy Imprastruktur. Berdasarkan surat pernyataan dan surat kuasa dari pihak Perusahaan.

Hasil konfirmasi awak media kepada perwakilan PT. Bach Multy Imprastruktur saudara Yolan selalu Koordinator Lapangan/SPV mengatakan Bahwasannya memang benar telah terjadi pengrusakan terhadap kabel WiFi yang sudah di pasang didesa Lubuk Rukam.

Di duga pengerusakan Kabel WiFi Kepala Desa Lubuk Rukam, meminta lalu mengancam jika proposal yang di ajukan ke Pihak Perusahaan tidak di kabulkan maka Kades melalui via Chat WA tidak bertanggung jawab jika di rusak oleh warga.

Setelah di Konfirmasikan masalah tersebut diatas, dalam kata ucapan di sela- sela perbincangan antara Kades Lubuk Rukam dengan Pihak Lembaga yang dikuasakan oleh Perwakilan PT. Bach Multy Imprastruktur, pada saat itu hadir juga salah satu pihak media mendengarkan percakapan itu.

Dalam Kata ucapan Kepala Desa Lubuk Rukam mengatakan bahwasannya masyarakat banyak yang tidak suka dengan saya, dan ada ucapan yang seharusnya tidak perlu di ucapkan yaitu menyatakan bahwa di Desa Lubuk Rukam NARKOBA semua.

Kades Lubuk Rukam ini terekam dan tersimpan serta bisa dibuktikan, bukan mengada-ada ataupun upaya untuk menjatuhkan Kades.

disisi lain atas terjadinya hal yang demikian Pimpinan Redaksi bongkarkasummntv.com Minggu (16/07/2023) untuk Konfirmasi klarifikasi kepada izahrullah kades lubuk rukam” melalui WA dengan nomor” 0812789073** terkait persoalan tersebut beliau tidak membalas Konfirmasi klarifikasi dari Pimpinan Redaksi bongkar kasus MNTV sehingga berita ini di turunkan.

Bersambung

(Red)