*Berjalan 40 Tahun Lamanya Jalan Penghubung dari Lorong 1. Muara Ampolu”Tap-sel Menuju Desa Sihapas.Tapanuli Tengah. Sumatera Utara*

 

MITRA NEGARA, Sumatra Utara- bongkarkasusmmntv.com_
Tapanuli Selatan- Baru baru ini saat awak media melintas disepanjang jalan tepat pukul 09:00 WiB pagi dini hari

ditemui salah satu warga tempatan yang sedang melintas yang namanya tidak ingin disebutkan di media ini yang berinisial (R) Kelurahan Muara Ampolu. kecamatan Muara Batang Toru. kabupaten Tapanuli Selatan. provinsi Sumatera Utara. Selasa (18/07/2023)

Adapun disampaikan Oleh yang berinisial (R)mengatakan bahwah badan jalan tersebut, seperti kubangan Kerbau.pihak pemerintah daerah tutup mata. pada tahun 1997. Cuman di situ Jalan ini tersentuh bangunan pemerintah.itu
Karna kebetulan buka transmigrasi SP II.

Pulo Pakkat. Kecamatan Sibabangun pada saat itu.sudah dua puluh tujuh tahun yang laluh mulai dari situ hingga sampai sekarang tidak lagi tersentuh bangunan pemerintah. Mulai dari kelurahan hingga Kabupaten. sehingga warga masyarakat sekitar yang berada di Desa Sihapas. dan warga muara Ampolu yang memiliki penghasilan di sekitaran ini. sangat merasa menderitah saat ingin beraktifitas menuju kabupaten” Jelasnya

Disisi lain yang berinisial (RG)saat dikonfirmasi klarifikasi mengatakan dihadapan awak Wartawan MNTV bahwah sesunggunya pemerintah daerah kabupaten maupun pemerintah provinsi sebenarnya sangat mengetahui kondisi jalan tersebut, dalam arti badan jalan

penghubung yang berada di Kelurahan Muara Ampolu sudah berjalan selama (40) Empat puluh tahun lamanya masih seperti kubangan kerbau, namun sangat disayangkan belum ada tanda tanda mau dibangun oleh pemerintah jalan yang dimaksud laluh sepertinya pemerintah kabupaten maupun provinsi tidak ada
memikirkan nasib dari rakyat kecil seperti masyarakat desa yang ada di kecamatan ini yang selalu mengeluh Ucap (R)

ironisnya masyarakat khususnya yang berada di Desa Sihapas” Pulo Pakkat I” Lumut Nauli yang terdiri dari (3) tiga desa. di wilayah kabupaten Tapanuli tengah yang tiap harinya melewati jalan

penghubung ini.mau tidak mau harus menempuhnya. Karna ini jalan arternatif untuk beraktifitas dalam keseharian nya saat menuju Pasar Muara Ampolu.kelurahan muara batang Toru. kabupaten Tapanuli Selatan. untuk mengeluarkan hasil” oktonomi daerah dari desa masing-masing” meskipun waktu musim barat akan tetapi saat musim timur telah tibah warga

masyarakat pun merasa gelisa bahkan ketakutan akan tetapi mau tidak mau tidak bisa berbuat apa-apa lagi” jalan utama yang harus dilalui oleh masyarakat desa” setempat walaupun seperti kubangan kerbau tutupnya

((Red)