Berjalan 20 Tahun Lamanya Jalan Penghubung Dari Pasar Simarlelan kelurahan Lumut Menuju Desa Lumut Nauli Kecamatan Lumut

 

Tap-teng Sumut bongkarkasusmmntv.com Sangat luar biasa kondisi jalan di kelurahan lumut. Dimana saat awak media melintas di sepanjang jalan tepat pukul 10.00. Wib pagi hari.
Ada ditemui salah satu warga tempatan yang sedang melintas di jalan tersebut. yang namanya tidak ingin disebutkan di media ini. berinisial BL warga Desa lumut Nauli Kecamatan lumut Selasa 16/04/2024

Adapun disampaikan oleh yang berinisial BL kepada awak media mengatakan bahwa badan jalan tersebut seperti kubangan kerbau pihak pemerintah daerah tutup mata atas kondisi jalan penghubung dari pasar simarlelan kelurahan lumut menuju desa lumut nauli kecamatan lumut kabupaten tapanuli tengah provinsi sumatera utara

Masyarakat sekitar desa lumut nauli, dan masyarakat kelurahan simarlelan, Kecamatan lumut. yang memiliki penghasilan di sekitar ini sangat merasa menderita saat ingin beraktivitas menuju Kabupaten jelasnya

Di sisi lain yang berinisial FG saat dikonfirmasi klarifikasi mengatakan di hadapan awak media bahwa sesungguhnya pemerintah daerah Kabupaten maupun pemerintah provinsi sebenarnya sangat mengetahui kondisi badan jalan tersebut.
Jalan penghubung yang berada di

kelurahan simarlelang kecamatan lumut sudah berjalan 20 tahun lamanya masih seperti kubangan kerbau namun sangat disayangkan belum ada tanda-tanda mau dibangun oleh pemerintah jalan yang dimaksud lalu sepertinya pemerintah Kabupaten maupun provinsi tidak ada memikirkan nasib dari rakyat kecil seperti masyarakat desa yang ada di kecamatan lumut ini yang selalu mengeluh. imbuh inisial FG.

Ironisnya lagi masyarakat khususnya yang berada di desa lumut nauli yang tiap harinya melewati jalan penghubung ini. Mau tidak mau harus menempuhnya karena ini jalan alternatif untuk beraktivitas dalam kesehariannya saat menuju pasar simarlelan kelurahan lumut. Untuk mengeluarkan hasil otonomi daerah dari desa lumut nauli kecamatan lumut. Meskipun waktu

musim barat akan tetapi musim Timur telah tiba warga masyarakatpun merasa gelisah. bahkan ketakutan akan tetapi mau tidak mau tidak bisa berbuat apa-apa lagi. karena hanya ini jalan utama yang harus dilalui oleh masyarakat desa setempat walaupun seperti kubangan kerbau tutupnya

(Red Tim)